Gatal saat hamil cukup sering terjadi dan kebanyakan bukan tanda penyakit serius. Namun, gatal tanpa ruam, terutama di telapak tangan atau kaki dan memburuk malam hari, perlu diperiksa segera karena dapat menjadi gejala kolestasis kehamilan. Penyebabnya tidak bisa dipastikan dari pola gatal saja: dokter perlu menilai keluhan, memeriksa kulit, dan melakukan tes darah.
Segera hubungi dokter, bidan, atau unit bersalin bila gatal hebat, mengganggu tidur, mengenai telapak tangan atau kaki, atau memburuk pada malam hari. Jangan menunggu jadwal kontrol rutin. Bila tidak dapat menghubungi tenaga kesehatan, datangi fasilitas kesehatan yang dapat menilai kehamilan.
Bila gerakan janin berkurang atau berubah secara mengkhawatirkan, langsung ke unit bersalin atau IGD. Jangan menunggu hasil laboratorium, mencoba minuman manis, atau menunggu sampai hitungan gerakan tertentu terpenuhi.
Disclaimer: Artikel ini untuk edukasi umum dan tidak menggantikan konsultasi, pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan dokter. Bila mengalami gejala mengkhawatirkan, segera hubungi dokter atau fasilitas bersalin; gerakan janin berkurang perlu penilaian segera.
Mengapa kulit bisa gatal saat hamil?
Perubahan hormon dan kulit yang meregang seiring pertumbuhan kehamilan dapat menimbulkan rasa gatal. Penyakit kulit seperti eksim juga bisa muncul atau menyebabkan keluhan selama kehamilan. Karena penyebabnya beragam, tidak setiap gatal memerlukan pengobatan yang sama, dan tidak semua gatal merupakan kolestasis.
Hal yang penting adalah mengenali perubahan keluhan. Sampaikan kepada tenaga kesehatan kapan gatal mulai terasa, bagian tubuh yang terkena, apakah ada ruam, serta apakah gatal mengganggu tidur. Menurut NHS tentang gatal saat hamil, pola gatal hebat, di telapak, atau lebih berat pada malam hari memerlukan pertolongan medis segera.
Apa itu kolestasis kehamilan atau ICP?
Kolestasis intrahepatik kehamilan, atau intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP), adalah kondisi yang memengaruhi kerja hati selama hamil. Kondisi ini juga disebut kolestasis obstetri. Asam empedu, yang dibuat hati untuk membantu pencernaan lemak, menumpuk di tubuh. Keluhan utamanya adalah gatal tanpa ruam.
ICP biasanya mulai pada akhir kehamilan, sering pada trimester ketiga, tetapi dapat terjadi lebih awal. Karena itu, usia kehamilan yang masih muda bukan alasan untuk mengabaikan gatal yang mengkhawatirkan. Informasi pasien RCOG tentang ICP menekankan bahwa kebanyakan ibu hamil yang gatal tidak mengalami ICP, tetapi gatal tetap perlu dilaporkan kepada tenaga kesehatan.
Gejala yang perlu diperiksa segera
Pola berikut perlu mendapat perhatian, meskipun tidak harus muncul semuanya sekaligus:
- Gatal tanpa ruam yang jelas.
- Gatal mengenai telapak tangan atau telapak kaki.
- Keluhan memburuk pada malam hari.
- Gatal terasa hebat, menetap, atau sampai mengganggu tidur.
Gatal pada ICP bisa ringan hingga sangat mengganggu. Pada sebagian kecil pasien, kulit atau bagian putih mata dapat menguning; laporkan juga perubahan ini segera. Jangan menunggu sampai muncul kuning untuk mencari pertolongan.
Adanya ruam tidak berarti keluhan pasti aman, karena penyakit kulit dan ICP dapat terjadi bersamaan. Sebaliknya, tidak adanya ruam juga bukan bukti pasti ICP. Bila Anda sedang menjalani pemeriksaan kehamilan rutin, sampaikan keluhan baru di luar jadwal tersebut jika polanya mengkhawatirkan.
Bagaimana dokter memastikan penyebabnya?
Dokter akan menanyakan gejala dan riwayat kesehatan, lalu memeriksa kulit untuk mencari kemungkinan penyebab lain. Pemeriksaan darah yang penting meliputi kadar asam empedu dan tes fungsi hati. Keduanya memberi informasi yang berbeda; pemeriksaan fungsi hati saja tidak selalu cukup.
Menurut RCOG, pada bagian diagnosis ICP, kadar asam empedu dapat meningkat meskipun tes fungsi hati normal. Namun, asam empedu juga dapat meningkat pada kondisi selain ICP. Hasil laboratorium harus ditafsirkan bersama keluhan dan pemeriksaan, bukan digunakan untuk mendiagnosis diri sendiri.
Pada sebagian pasien, rasa gatal mendahului hasil darah yang abnormal selama beberapa hari atau minggu. Bila gatal menetap dan penyebab lain belum ditemukan, dokter perlu menilai kembali serta mengulang tes fungsi hati dan asam empedu. Jangan menganggap satu hasil normal sebagai alasan mengabaikan keluhan yang terus berlangsung atau semakin berat.
Bila keluhan tidak khas, dimulai sangat dini, atau tidak membaik setelah melahirkan, dokter dapat mempertimbangkan pemeriksaan tambahan dan rujukan ke spesialis hati. Saat konsultasi, tanyakan kapan hasil diperiksa, kapan tes perlu diulang, dan siapa yang harus dihubungi bila gejala berubah.
Apakah kolestasis berbahaya bagi bayi?
ICP dapat meningkatkan kemungkinan bayi lahir prematur. Bayi juga lebih mungkin mengeluarkan mekonium, yaitu tinja pertama, sebelum lahir. Jika mekonium masuk ke paru-paru saat persalinan, bayi dapat mengalami gangguan kesehatan.
Pada ICP berat, risiko lahir mati meningkat. Namun, risiko tidak sama pada semua pasien. Penilaian bergantung pada kadar asam empedu, usia kehamilan, serta kondisi lain seperti kehamilan kembar, diabetes gestasional, atau preeklamsia. Karena konteks tersebut menentukan rencana perawatan, jangan menyimpulkan risiko pribadi dari satu angka laboratorium atau cerita pasien lain.
RCOG menjelaskan perbedaan risiko menurut tingkat keparahan, sedangkan NHS menyatakan bahwa kebanyakan pasien ICP pulih dan mengalami kelahiran yang sehat. Ini bukan jaminan hasil untuk setiap kehamilan; tindak lanjut tetap penting.
Perhatikan perubahan gerakan janin. Bila gerak berkurang atau berubah secara mengkhawatirkan, segera periksa, tanpa menunggu jadwal tes berikutnya. Hasil USG atau pemantauan denyut jantung janin yang normal tidak boleh dipahami sebagai jaminan bahwa semua risiko ICP telah hilang.
Penanganan dan rencana persalinan
Setelah diagnosis, dokter kandungan menyusun rencana individual yang mencakup evaluasi gejala, pemeriksaan darah ulang, dan penilaian kondisi kehamilan. Jadwal kontrol dan pemeriksaan mengikuti keadaan pasien. ICP sendiri tidak berarti semua pasien harus menjalani USG tambahan; kebutuhan pemeriksaan ditentukan berdasarkan kondisi keseluruhan.
Dokter dapat mempertimbangkan asam ursodeoksikolat atau UDCA. Menurut RCOG pada pembahasan pengobatan, obat ini dapat sedikit mengurangi gatal pada sebagian kecil pasien dan mungkin mengurangi kemungkinan kelahiran prematur, tetapi tidak mencegah lahir mati. Jangan memulai obat sendiri atau menganggap gatal yang berkurang berarti janin pasti aman. Vitamin K juga bukan kebutuhan rutin semua pasien ICP.
Waktu persalinan dibicarakan berdasarkan tingkat asam empedu, usia kehamilan, dan faktor risiko tambahan. Dokter mungkin menawarkan persalinan terencana sebelum persalinan spontan. Induksi persalinan merupakan salah satu pilihan yang dapat dibahas; ICP tidak otomatis mengharuskan operasi caesar.
Tanyakan alasan waktu persalinan yang disarankan, manfaat dan risikonya, serta pilihan metode persalinan. Jangan menentukan jadwal atau mencoba memicu persalinan sendiri berdasarkan artikel ini.
Apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi gatal sementara?
Sambil mengatur pemeriksaan, beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu kenyamanan, sesuai anjuran perawatan kulit NHS:
- Gunakan pelembap tanpa pewangi.
- Mandi dengan air sejuk atau tidak panas.
- Kenakan pakaian katun yang longgar.
Langkah tersebut tidak menyembuhkan ICP dan tidak menggantikan tes darah atau rencana dokter. Konsultasikan pilihan obat minum, krim, suplemen, maupun produk herbal kepada dokter atau apoteker dengan menyebutkan bahwa Anda sedang hamil. Jangan menunda pemeriksaan hanya karena pelembap membuat gatal terasa lebih ringan.
Setelah melahirkan: kontrol dan kehamilan berikutnya
Keluhan ICP biasanya membaik setelah persalinan, tetapi hasil darah dapat memerlukan beberapa minggu untuk kembali normal. Pada kontrol sekitar enam minggu setelah melahirkan, tenaga kesehatan perlu memastikan gatal telah hilang dan memeriksa kembali fungsi hati serta asam empedu.
Bila gejala tetap ada atau hasil tes belum normal, evaluasi lanjutan diperlukan untuk mencari penyebab lain. Jangan menunggu kontrol tersebut bila keluhan baru terasa mengkhawatirkan. RCOG juga menyebut peningkatan kemungkinan ICP berulang pada kehamilan berikutnya. Sampaikan riwayat ICP sejak awal kehamilan selanjutnya agar dokter dapat merencanakan pemeriksaan awal dan tindak lanjut.
FAQ: Pertanyaan umum
Apakah gatal tanpa ruam saat hamil pasti kolestasis?
Tidak. Kebanyakan gatal saat hamil bukan ICP. Namun, gatal tanpa ruam, terutama di telapak tangan atau kaki dan memburuk malam hari, perlu diperiksa segera. Diagnosis memerlukan penilaian dokter dan tes darah.
Apakah hasil fungsi hati normal berarti bukan kolestasis?
Tidak selalu. Kadar asam empedu dapat abnormal meskipun tes fungsi hati normal. Jika gatal menetap dan penyebab lain belum ditemukan, dokter perlu menilai kembali serta mengulang tes fungsi hati dan asam empedu.
Kapan gatal saat hamil perlu diperiksa segera?
Segera hubungi dokter, bidan, atau unit bersalin bila gatal hebat, mengganggu tidur, mengenai telapak tangan atau kaki, atau memburuk malam hari. Jika gerakan janin berkurang atau berubah secara mengkhawatirkan, langsung ke unit bersalin atau IGD tanpa menunggu hasil tes.
Apakah kolestasis harus melahirkan caesar?
Tidak otomatis. Waktu dan metode persalinan dibicarakan bersama dokter berdasarkan kadar asam empedu, usia kehamilan, serta kondisi ibu dan bayi. Induksi persalinan dapat menjadi salah satu pilihan sesuai keadaan.
Apakah kolestasis hilang setelah melahirkan?
Biasanya keluhan membaik setelah persalinan, tetapi hasil darah dapat memerlukan beberapa minggu untuk pulih. Kontrol sekitar enam minggu diperlukan untuk memastikan gejala hilang dan tes kembali normal. Gejala menetap atau hasil yang belum normal memerlukan evaluasi lanjutan.
Sumber medis
- Royal College of Obstetricians and Gynaecologists (RCOG). Intrahepatic cholestasis of pregnancy. Halaman informasi pasien, pembaruan April 2026; leaflet PDF edisi Mei 2026, berdasarkan Green-top Guideline No. 43 (2022). HTML dan PDF adalah versi informasi yang sama, bukan dua penelitian independen.
- NHS. Itching in pregnancy. Ditinjau 24 Februari 2026.
Sumber diakses 24 Oktober 2026. Artikel ini tidak dapat menentukan diagnosis atau rencana pengobatan pribadi Anda.





