Dokter Kandungan Jepara - Klinik Aqilla Sehat Spesialis Kebidanan dan Kandungan Di Jepara
KB dan Kontrasepsi

KB Implan: Manfaat dan Efek Samping

KB Implan

KB implan adalah salah satu metode kontrasepsi paling efektif yang tersedia saat ini. Manfaat utamanya adalah perlindungan jangka panjang yang praktis, tidak perlu diingat setiap hari, dan kesuburan cepat kembali setelah implan dilepas. Efek samping yang paling sering muncul adalah perubahan pola haid, seperti flek, haid tidak teratur, atau justru tidak haid sama sekali. Sebagian besar efek samping ini tidak berbahaya. Namun, Anda tetap perlu memahaminya agar bisa memutuskan dengan tenang apakah metode ini cocok untuk Anda.

Apa Itu KB Implan dan Bagaimana Cara Kerjanya?

KB implan, atau sering disebut “KB susuk”, adalah batang plastik lentur berukuran kecil, kurang lebih sebesar korek api. Batang ini dipasang di bawah kulit lengan atas bagian dalam. Implan melepaskan hormon progestin dalam jumlah kecil secara perlahan dan terus-menerus ke dalam aliran darah.

Hormon tersebut mencegah kehamilan melalui beberapa cara:

  • Menghambat ovulasi, yaitu pelepasan sel telur dari indung telur.
  • Mengentalkan lendir leher rahim sehingga sperma lebih sulit masuk ke dalam rahim.
  • Memengaruhi lapisan dinding rahim sehingga kurang mendukung terjadinya kehamilan.

Pemasangan dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih dengan bius lokal dan biasanya hanya memerlukan waktu beberapa menit. Tergantung jenisnya, implan dapat bekerja sekitar 3 hingga 5 tahun. Implan juga bisa dilepas kapan saja jika Anda ingin berhenti atau merencanakan kehamilan.

Manfaat KB Implan

Menurut pedoman WHO, KB implan termasuk kontrasepsi dengan tingkat efektivitas sangat tinggi. Dalam satu tahun pemakaian, angka kehamilannya kurang dari 1 dari 100 perempuan. Berikut beberapa manfaat lainnya:

  • Praktis dan jangka panjang. Anda tidak perlu minum pil setiap hari atau datang suntik secara rutin. Efektivitasnya juga tidak bergantung pada ingatan pengguna.
  • Kesuburan cepat kembali. Setelah implan dilepas, kadar hormon menurun dengan cepat. Kesuburan umumnya pulih dalam waktu singkat.
  • Tidak mengandung estrogen. Karena itu, implan umumnya bisa menjadi pilihan bagi perempuan yang tidak dianjurkan memakai kontrasepsi berestrogen, misalnya penderita migrain dengan aura atau perempuan yang merokok di usia tertentu.
  • Aman untuk ibu menyusui. Implan tidak mengganggu produksi ASI dan dapat digunakan setelah persalinan sesuai anjuran tenaga kesehatan.
  • Bisa mengurangi nyeri haid. Sebagian pengguna merasakan nyeri haid yang lebih ringan dan perdarahan yang lebih sedikit.
  • Tidak mengganggu hubungan suami istri. Tidak ada persiapan khusus sebelum berhubungan.

Efek Samping KB Implan dan Penyebabnya

Efek samping KB implan sebagian besar disebabkan oleh pengaruh hormon progestin terhadap tubuh, terutama terhadap lapisan dinding rahim. Setiap perempuan bisa merespons secara berbeda. Ada yang hampir tidak merasakan perubahan, ada pula yang perlu waktu beberapa bulan untuk menyesuaikan diri.

Perubahan Pola Haid

Ini adalah efek samping yang paling umum. Bentuknya bisa berupa:

  • Flek atau perdarahan ringan di luar jadwal haid.
  • Haid menjadi tidak teratur, lebih jarang, atau lebih lama.
  • Tidak haid sama sekali (amenore). Kondisi ini tidak berbahaya dan bukan berarti darah haid “menumpuk” di dalam tubuh.

Pola haid sering kali sulit ditebak, terutama di bulan-bulan awal. Pada sebagian perempuan, pola ini membaik seiring waktu.

Efek Samping Lain yang Mungkin Muncul

  • Sakit kepala ringan.
  • Nyeri atau rasa kencang pada payudara.
  • Jerawat. Pada sebagian orang jerawat bertambah, pada sebagian lainnya justru membaik.
  • Perubahan suasana hati atau mood.
  • Perubahan berat badan. Sebagian pengguna melaporkan kenaikan berat badan, meskipun hubungannya dengan implan belum selalu jelas.
  • Kista ovarium fungsional. Kista ini umumnya kecil, tidak bergejala, dan sering hilang dengan sendirinya.

Efek di Area Pemasangan

Setelah pemasangan, lengan bisa terasa nyeri, memar, atau sedikit bengkak selama beberapa hari. Keluhan ini wajar. Infeksi di area pemasangan jarang terjadi, tetapi tetap mungkin, terutama bila luka kurang terjaga kebersihannya. Kadang implan juga sulit diraba atau sulit dilepas jika posisinya terlalu dalam, sehingga pemasangan sebaiknya dilakukan oleh tenaga kesehatan yang berpengalaman.

Siapa yang Perlu Berhati-hati?

Sebagian besar perempuan dapat menggunakan KB implan. Meski begitu, ada kondisi tertentu yang memerlukan pertimbangan khusus dari dokter, misalnya:

  • Sedang atau pernah menderita kanker payudara.
  • Mengalami perdarahan dari vagina yang belum diketahui penyebabnya.
  • Memiliki penyakit hati berat atau tumor hati.
  • Sedang mengonsumsi obat yang dapat menurunkan efektivitas implan, seperti beberapa obat antikejang, obat TBC tertentu, atau obat HIV tertentu.

Sampaikan riwayat kesehatan dan obat-obatan yang sedang Anda konsumsi secara terbuka agar dokter dapat menilai apakah implan aman untuk Anda.

Apa yang Bisa Dilakukan untuk Mengatasi Efek Samping?

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa membantu Anda merasa lebih nyaman selama memakai KB implan:

  • Catat pola haid Anda. Gunakan kalender atau aplikasi di ponsel. Catatan ini sangat membantu dokter saat menilai keluhan Anda.
  • Beri waktu tubuh untuk menyesuaikan diri. Banyak efek samping berkurang setelah beberapa bulan pertama.
  • Rawat luka pemasangan dengan baik. Jaga perban tetap bersih dan kering sesuai anjuran. Hindari mengangkat beban berat dengan lengan tersebut selama beberapa hari dan jangan menekan-nekan area implan.
  • Jaga pola hidup sehat. Makan bergizi seimbang, rutin bergerak, dan cukup tidur dapat membantu menjaga berat badan dan suasana hati.
  • Jangan menghentikan atau mengonsumsi obat sendiri. Jika perdarahan tidak teratur terasa mengganggu, konsultasikan ke dokter. Dokter dapat menilai penyebabnya dan, bila perlu, memberikan penanganan yang sesuai.
  • Gunakan kondom bila berisiko tertular infeksi menular seksual. KB implan tidak melindungi dari infeksi menular seksual, termasuk HIV.
  • Ingat jadwal pelepasan atau penggantian. Simpan kartu atau catatan tanggal pemasangan agar implan tidak melewati masa efektifnya.

Jika efek samping tetap terasa berat dan mengganggu kualitas hidup, Anda bisa berdiskusi dengan dokter mengenai pilihan kontrasepsi lain yang lebih sesuai.

Kapan Harus ke Dokter

Segera periksakan diri ke dokter atau fasilitas kesehatan jika Anda mengalami tanda bahaya berikut:

  • Nyeri perut bagian bawah yang hebat, terutama jika disertai flek atau terlambat haid. Hal ini perlu diperiksa untuk menyingkirkan kemungkinan kehamilan di luar kandungan.
  • Tanda-tanda kehamilan, seperti mual, payudara terasa berbeda, atau hasil tes kehamilan positif.
  • Perdarahan vagina yang sangat banyak atau berlangsung lama hingga membuat Anda lemas, pusing, atau pucat.
  • Tanda infeksi di lengan, seperti kemerahan yang meluas, bengkak, terasa panas, bernanah, atau disertai demam.
  • Implan tidak teraba, terasa berubah posisi, atau tampak keluar dari kulit.
  • Nyeri dada, sesak napas, atau nyeri dan bengkak pada salah satu tungkai.
  • Sakit kepala hebat yang tidak biasa atau disertai gangguan penglihatan.
  • Kulit atau mata menguning.
  • Perubahan suasana hati yang berat, misalnya rasa sedih berkepanjangan atau muncul pikiran untuk menyakiti diri sendiri.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah tidak haid saat memakai KB implan berbahaya?

Umumnya tidak berbahaya. Hormon dalam implan membuat lapisan dinding rahim menjadi tipis, sehingga tidak ada darah yang perlu dikeluarkan setiap bulan. Darah haid tidak menumpuk di dalam tubuh. Namun, jika Anda ragu atau muncul tanda-tanda kehamilan, lakukan tes kehamilan dan konsultasikan ke dokter.

Apakah KB implan menyebabkan sulit hamil setelah dilepas?

Tidak. Salah satu kelebihan KB implan adalah kesuburan umumnya kembali dengan cepat setelah implan dilepas. Jika Anda sudah lama mencoba hamil setelah pelepasan dan belum berhasil, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mencari penyebab lain.

Apakah implan bisa berpindah tempat di dalam tubuh?

Implan biasanya tetap berada di tempat pemasangannya. Perpindahan posisi sangat jarang terjadi, terutama bila pemasangan dilakukan dengan teknik yang benar. Sesekali Anda boleh meraba implan dengan lembut. Jika tidak teraba, segera periksakan ke tenaga kesehatan.

Bolehkah ibu menyusui memakai KB implan?

Boleh. KB implan hanya mengandung progestin dan tidak mengurangi produksi ASI. Waktu pemasangan yang tepat setelah persalinan sebaiknya didiskusikan dengan dokter atau bidan Anda.

KB implan adalah pilihan kontrasepsi yang efektif, praktis, dan aman bagi banyak perempuan. Meski begitu, setiap tubuh punya kebutuhan yang berbeda. Jika Anda sedang mempertimbangkan KB implan, mengalami efek samping yang mengganggu, atau ingin beralih ke metode lain, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan. Dokter dapat membantu Anda memilih kontrasepsi yang paling sesuai dengan kondisi kesehatan dan rencana keluarga Anda.


Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan dari dokter. Bila Anda mengalami keluhan, segera konsultasikan dengan dokter kandungan. Baca juga Disclaimer Medis kami.

Butuh arahan lebih lanjut?

Konsultasikan kondisi Anda dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Reservasi via WhatsApp